SIDOARJO – Dugaan praktik penipuan dengan modus menjanjikan pekerjaan di instansi negara mencuat di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Sebuah lembaga bernama CV P-Ride Training & Language Center menjadi sorotan setelah muncul bukti pembayaran fantastis dari keluarga korban yang dijanjikan kelulusan menjadi aparat.
Modus Iming-Iming Kerja di Lapas dan TNI AL
Lembaga tersebut diduga menarik minat masyarakat dengan iming-iming jaminan diterima bekerja di Lembaga Pemasyarakatan (LP) sebagai sipir penjara hingga menjanjikan kelulusan menjadi anggota Angkatan Laut. Para korban diminta menyetorkan sejumlah uang dengan dalih biaya pendidikan dan konsultasi pendampingan program khusus.

Bukti Kwitansi Capai Rp580 Juta
Berdasarkan bukti dokumen yang ada, total dana yang telah disetorkan oleh keluarga korban mencapai Rp580.000.000. Aliran dana tersebut dilakukan secara bertahap melalui pembayaran tunai sebagai berikut:
• 13 Desember 2025: Pembayaran uang muka (DP) sebesar Rp50.000.000 untuk program “Exclusive Class”.
• 15 Desember 2025: Pelunasan sebesar Rp450.000.000 untuk biaya pendidikan dan pendampingan.
• 20 Desember 2025: Pembayaran tambahan sebesar Rp80.000.000 dengan keterangan untuk biaya pemeriksaan kesehatan (rikkes).
Lokasi dan Dugaan Pelanggaran Hukum
Kegiatan yang diduga melawan hukum ini terpantau dilakukan di kantor lembaga yang berlokasi di Desa Jambangan, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo. Meskipun alamat pada dokumen tertulis di Shaistanaya City, informasi terbaru mengarah pada aktivitas di wilayah Jambangan tersebut.
Hingga 9 Mei 2026, janji pekerjaan yang diberikan kepada korban belum terealisasi. Selain satu korban yang teridentifikasi, diduga terdapat sekitar sembilan orang lainnya yang berada dalam rombongan rekrutmen yang sama, sehingga total kerugian masyarakat diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Saat ini, pihak keluarga menuntut pertanggungjawaban penuh agar seluruh uang yang telah disetorkan dapat segera dikembalikan.

i