Desa Purwodadi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, kedatangan tamu istimewa yang membawa semangat muda dan gagasan segar. Pada 29 Desember 2025, mahasiswa KKN Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Kelompok 165 resmi diterima oleh pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Kehadiran para mahasiswa ini disambut hangat. Bukan sekadar datang untuk menjalankan kewajiban kampus, tapi diharapkan benar-benar membaur, berhambur, dan hidup bersama masyarakat—merasakan denyut desa, mendengar keluhnya, dan ikut menata harapannya.

Kepala Desa Purwodadi, Mulyono, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan harapan besar agar kegiatan KKN ini tidak berhenti pada seremoni semata.
“Kami berharap adik-adik KKN bisa berbaur dengan masyarakat dan menghadirkan kegiatan yang berdampak positif bagi desa kita,” ungkapnya.
Program KKN ini menjadi ruang pertemuan antara tradisi dan inovasi. Desa dengan kearifan lokalnya, mahasiswa dengan ide-ide barunya. Jika keduanya bertemu dengan niat baik, hasilnya bukan mustahil: desa yang bergerak, masyarakat yang berdaya, dan mahasiswa yang pulang membawa makna.
Purwodadi hari itu bukan sekadar kedatangan mahasiswa. Ia sedang membuka pintu untuk kolaborasi—pelan tapi pasti, sederhana tapi bermakna.
i