Dalam waktu sebulan, kehidupan Teresa Hon berubah 180 derajat. Dari yang sebelumnya sibuk merencanakan masa depannya, kini harus berjuang menjalani operasi otak akibat glioblastoma, jenis kanker otak yang tidak dapat disembuhkan. Di saat penyakitnya mulai merampas kebebasannya dan mengubah penampilannya, dia sempat berpikir untuk menyerah, namun keluarganya memberinya semangat untuk terus berjuang.

